Kanker Adenosquamous

joomplu:1053Uterus disebut juga rahim merupakan bagian dari sistem reproduksi wanita di mana bayi berkembang dan akhirnya dilahirkan.   Berbentuk seperti buah pir terbalik yang terletak di dalam panggul.  Dalam kehidupan seorang wanita rahim memiliki potensi meningkatkan risiko seperti kanker serviks, fibroid, kanker rahim, jaringan parut, dan endometriosis.

Dinding rahim ini terdiri atas beberapa jenis sel.  Nama kanker tergantung pada sel-sel yang diserang nya.  Sebagai contoh kanker rahim yang telah didiagnosis adalah endometrium yang merupakan 95% dari kasus.   Kanker ini menyerang sel-sel endometrium pada jalur rahim. Jika kanker telah menyerang sel-sel kelenjar maka disebut adenocarcinoma.

Terkadang kanker juga menyerang sel-sel kelenjar dan sel-sel skuamosa atau jenis sel yang ditemukan di permukaan antara leher rahim dan kulit.   Jika dilihat menggunakan mikroskop, sel kanker skuamosa terlihat bukan seperti kanker maka disebut kanker adenocanthomas.  Jika sel-sel skuamosa terlihat ganas disebut karsinoma adnosquamous.

Meskipun kedua jenis kanker terlihat berbeda di bawah mikroskop, kanker sering ditangani dengan cara yang sama.  Namun, jenis kanker rahim adenosquamous  cenderung lebih agresif dan invasif.

Gejala kanker rahim adenosquamous mirip dengan gejala lain dari kanker rahim.  Setelah laporan biopsi dan histologi selesai dilakukan, maka dokter dapat menentukan jenis kanker tersebut.

Gejala dapat berupa perdarahan pada vagina yang tidak biasa terjadi saat periode bulanan normal, cairan yang encer dan berdarah di tengah-tengah siklus haid atau setelah menopause, kembung dan ketidaknyamanan pada perut.  Gejala ini juga mirip dengan fibroid dan endometriosis dengan tanpa rasa sakit.  Kunjungi dokter untuk diagnosis agar Anda mendapatkan gambaran yang jelas dari kesehatan Anda saat ini.

Ketika mengunjungi dokter, dokter akan menggunakan pemeriksaan fisik untuk memeriksa pembengkakan di perut dan pembengkakan atau distorsi dari rahim.  Dengan menggunakan USG transvaginal, dokter dapat melihat kesehatan rahim, ovarium dan ketebalan endometrium didalam rahim.

Setelah x-ray dan tes darah selesai dokter juga dapat melakukan pemeriksaan D & C (Prosedur pelebaran dan kuretase) untuk mengambil sampel jaringan di dalam rahim untuk analisa laboratorium.

Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti kanker adenosquamous rahim dan kanker rahim lainnya.  Namun, ada faktor yang lebih besar bagi perempuan untuk menderita kanker, termasuk hyperplasion endometrium, menopause, infertilitas, kelebihan berat badan, diet tinggi lemak hewani, tekanan darah tinggi, diabetes, keluarga yang memiliki riwayat kanker payudara atau kanker usus dan berada dalam terapi pengganti hormon estrogen.

Pilihan pengobatan untuk kanker rahim adenosquamous bisa menggunakan pendekatan struktur tetapi kemudian menjadi perawatan standar perorangan untuk mengatasi reaksi daripada kanker tersebut.  Seringkali pengangkatan rahim menjadi  langkah pertama.  Dokter bedah juga dapat memutuskan untuk mengambil ovarium dan tuba fallopi.  Jika kanker telah menyerang dinding otot rahim, nodus limfa di perut, leher rahim dan sebagian kecil dari vagina kemudian akan dilakukan pengangkatan.

Setelah wanita telah pulih dari operasi untuk membunuh sisa-sisa sel digunakan mesin eksternal yang mengarahkan sinar-x pada bagian tubuh yang memiliki kanker atau implan radioaktif internal.

Kanker endomtrial dan adenocarcinomas sangat sensitif terhadap hormon, Hormon estrogen dapat membantu perkembangan kanker.   Kanker Adenosquamous pada rahim juga memiliki reaksi yang sama.  Oleh karena itu digunakan obat yang dapat memblokir estrogen (estrogen blocking drugs) untuk membantu mengobati kanker.  Efek samping obat ini menyerupai menopause termasuk panas, kulit kering dan berat badan.

Wanita yang menderita kanker rahim adenosquamous juga memerlukan kemoterapi untuk mengobati sel-sel kanker yang tersisa.  Kemoterapi adalah upaya untuk membunuh sel-sel kanker.  Banyak dari jenis pengobatan ini khusus untuk fase-fase tertentu dari proses penyembuhan dan untuk membunuh sel-sel kanker.

Kanker rahim adenosquamous adalah jenis kanker yang lebih agresif  dibandingkan dengan jenis endometrium yang menyerang 95% wanita yang menderita kanker rahim. Serangan penyakit ini tidak menyebabkan tingkat kesembuhan menurun atau mendapatkan komplikasi yang lebih jika dilakukan oleh tenaga ahli dalam penelitian dini terbaru serta kemajuan teknologi yang akan membuat persentase semakin membaik didalam penyembuhannya.

Olahraga dan kesehatan