Diagnosis Untuk Kanker Rahim

joomplu:170Kanker rahim menyerang 95% dari semua sistem reproduksi wanita.  Dan kanker endometrium adalah mayoritas dari kanker tersebut.

Diagnosis kanker rahim dimulai ketika wanita mengakui adanya masalah pada dokter mereka atau pada saat dokter menemukan hasil pemeriksaan Pap smear yang abnormal.  Wanita harus waspada jika mengetahui adanya gejala-gejala seperti berikut:

 

  • perdarahan setelah menopause
  • bercak dan bernanah
  • sulit atau sakit saat buang air kecil
  • sakit pada saat berhubungan seksual.
  • nyeri panggul

 

Beberapa gejala-gejala tersebut sama seperti gejala menopause dan apabila dilakukan diagnosis dini membantu pengobatan awal kanker rahim atau untuk memulai pemecahan masalah bagi wanita yang mengalami masalah ini saat menopause.

Jika seorang wanita memeriksakan diri ke dokter dengan gejala-gejala seperti diatas pertama-tama dokter mengambil keseluruhan riwayat medis yang mencakup kapan gejala mulai dirasakan pasien dan bagaimana gejala ini telah mempengaruhi kehidupan keseharianya..

Selama pemeriksaan fisik dokter juga akan melakukan pemeriksaan panggul melalui vagina dan rektum untuk selanjutnya melakukan pemeriksaan menyeluruh dari uterus, ovarium dan struktur sekitarnya.  Dokter akan mencari setiap benjolan dan perubahan bentuk dari organ ini, apakah menimbulkan rasa sakit atau rasa tidak nyaman yang melebihi biasanya.

Dokter juga akan menggunakan alat yang dimasukkan kedalam vagina sehingga mereka dapat memvisualisasikan bagian atas dari vagina dan leher rahim.  Sementara dokter melakukan pengujian pada bagian tersebut dokter juga akan melakukan Pap smear.

Tes ini dilakukan dengan mengambil sel dari serviks, kemudian ditempatkan pada slide dan diperiksa  di bawah mikroskop untuk mengetahui adanya perubahan yang dapat mengindikasikan kanker serviks atau rahim.  Alat yang digunakan untuk mengikis dan mengumpulkan sel-sel pada bagian dalam leher rahim ini adalah wooden spatula atau sikat kecil.

Jika Anda dan dokter Anda mencurigai hasil dari diagnosis kanker rahim tidak dapat menunjukkan perubahan apapun, mungkin sebaiknya Anda tidak mengandalkan pada Pap smear jika kanker tidak terletak dekat leher rahim atau sedang dalam miometrium dan lapisan otot.

Dalam hal ini dokter mungkin merekomendasikan biopsi rahim dengan melakukan D & C atau dilatasi dan kuretase.  Selama prosedur ini serviks akan melebar selama beberapa hari dan kemudian pasien kembali untuk dilakukan Scraping pada bagian dalam rahim.  Ahli patologi akan memeriksa sel-sel di bawah mikroskop untuk menentukan apakah ada perubahan yang menunjukkan pertumbuhan kanker.

Selama proses penyembuhan setelah menjalani D & C, pasien mungkin akan merasakan kram dan pendarahan vagina  yang berlangsung selama beberapa hari.  Untuk membantu mengatasi rasa sakit dan ketidaknyamanan tersebut dokter menganjurkan untuk meminum Ibuprofen sesuai dosis yang dianjurkan.

Dokter akan memberikan jawaban yang tepat kepada pasien yang memerlukan biopsi. Tentang jenis biopsi, apa jenis anestesi yang akan digunakan  dan jika ia mengidap kanker dokter akan berbicara tentang pengobatan dan kapan akan memulainya.

Olahraga dan kesehatan