Bedah Kanker Payudara Tidak Lagi Merupakan Pilihan Populer Dokter

kanker payudaraetidaknya selama satu abad, para perempuan yang terdeteksi kanker payudara tahap awal oleh dokter telah menjalani bedah menyakitkan yang dulunya selalu dianggap kesempatan terbaik yang mereka miliki untuk bertahan hidup. Bedah tersebut melibatkan pembuangan kelenjar getah bening dari ketiak dan para perempuan selalu setuju untuk

melakukan hal itu karena dokter mereka memberitahukan bahwa hal tersebut dapat membantu mereka untuk hidup lebih lama dan menjaga agar kanker tidak kembali muncul.

Apa yang ditemukan dokter saat ini adalah bahwa operasi bedah seperti itu tidak memberikan keuntungan untuk satu dari lima perempuan yang telah menjalaninya di Amerika. Hal itu tidak membantu mereka untuk hidup lebih lama, tidak membantu mereka menyingkirkan kanker payudara lebih baik dan tidak mencegah kanker payudara untuk muncul kembali. Apa yang dilakukannya hanyalah memberikan rasa sakit dari operasi bedah bagi para perempuan malang ini dan kemungkinan infeksi yang disebut lymphedema yang bisa sangat mengganggu.

Mengapa operasi bedah kanker payudara dianggap tidak lagi berguna bagi para perempuan ? Itu dikarenakan para perempuan yang diberikan kemoterapi dan terapi radiasi sebelum operasi bedah ; dan metode penyembuhan ini biasanya bekerja dengan baik pada satu di antara lima perempuan, kankernya dihancurkan secara efektif. Jika Anda tidak tahu, semua perempuan dengan kanker payudara di kelenjar getah bening diberikan radiasi dan kemoterapi. Hal itu karena para dokter percaya bahwa kanker tersebut telah berkembang ke kelenjar getah bening biasanya tidak menyerah pada operasi belaka. Mereka percaya bahwa kanker payudara yang telah berkembang seperti ini, maka cenderung akan menyebar lebih jauh lagi.

Para spesialis kanker payudara sangat kagum dengan penemuan ini sehingga mereka telah mengubah rencana pengobatan di sejumlah rumah sakit besar. Untuk mendapatkan keuntungan dari penemuan baru ini, Anda harus memastikan bahwa Anda mengunjungi satu dari rumah sakit garis depan yang lebih canggih. Sebagian besar masih memiliki dokter yang masih terjebak dalam cara yang lama - yang akan merekomendasikan bedah kanker payudara untuk membuang kelenjar getah bening bagian kanan dan kiri tanpa diskriminasi.

Hanya saja dokter dan pasien menemukan sulitnya untuk mengukur kembali skala intensitas pengobatan mereka. Mereka merasa bahwa semua yang kurang intens pilihannya harus beresiko. Namun, mereka harus mengambil sedikit inspirasi dari cara intensitas pengobatan ditujukan pada kanker payudara yang telah diturunkan selama beberapa dekade dengan hasil yang memuaskan. Itulah yang dilakukan hingga sekitar tahun 70-an, banyak sekali dokter yang terus memotong payudara dengan masektomi radikal. Saat itulah mereka menemukan bahwa mereka tidak perlu memotong payudara; bahwa lumpektomi dan radiasi seringkali mendapatkan hasil yang sama bagusnya.

Ketika pemahaman para ilmuwan tentang apa sebenarnya kanker payudara terus berkembang, dokter belajar untuk tidak panik dan lebih mengendalikan apa yang mereka rekomendasikan kepada pasien. Itu adalah cara bagaimana ilmu pengetahuan medis selalu terus berkembang.

Olahraga dan kesehatan