Resiko Kanker Otak Akibat Kecerobohan Tes Radiasi di Rumah Sakit

Resiko Kanker Otak Akibat Kecerobohan Tes Radiasi di Rumah SakitBerawal ketika adik ipar saya yang menyukai minuman (beralkohol),  suatu hari terjatuh akibat stroke yang mengenainya. Itu adalah stroke ringan sehingga dia pulih setelah selama seminggu di rumah sakit; tetapi untuk amannya Dokter merekomendasikan adik ipar saya untuk menjalani semacam tes radiasi yang menurut mereka dapat membantu mereka mengidentifikasi posisi yang tepat dimana adanya penyumbatan yang menyebabkan masalah aliran darah di otaknya. Tes radiasi tersebut adalah suatu prosedur yang dinamakan scan perfusi CT kepala/otak; kedengarannya menakutkan- caranya dengan menyorotkan cahaya/sinar yang setara dengan ratusan radiasi sinar-X ke kepalanya. Kita mesti berfikir hal tersebut akan menjadi masalah nantinya, tetapi  berkat adanya sihir teknologi tinggi yang seolah dapat menenangkan ketakutan tersebut. Dan mulailah disuatu saat ketika ada satu lingkaran rambutnya yang rontok.

 


Ketika kami mengemukakan hal tersebut kepada Dokter, dia tidak mengatakan bahwa dia percaya ada sesuatu yang salah dengan prosedur tersebut; dia bertanya apakah adik ipar saya mulai menyisir rambutnya ke arah yang salah. Pertanyaan itu sama seperti cara Toyota menyalahkan kecepatan yang diluar kendali pada kendaraan mereka terhadap pengemudi yang bingung pada pedal mobilnya.


Kami mulai mempelajari, dan kemudian datanglah sekilas berita di New York Times yang benar-benar adalah menyadarkan kami. Ternyata CT scanlah di balik itu semua selama ini. Mesin-mesin (dibuat oleh GE, Toshiba dan lain-lain) tidak memiliki perangkat lunak yang mengatur sehingga mudah bagi teknisi untuk menggunakannya; perusahaanpun tidak melatih para teknisi laboratorium dengan benar, dan akhirnya adik ipar saya mendapatkan 10 kali radiasi dari yang seharusnya ia dapatkan. Ada begitu banyak orang yang ditimpa kejadian seperti ini, dan sebenarnya gugatan class action sedang direncanakan.


Apa sebenarnya yang terjadi kemudian ketika mesin ini menyerang otak Anda? Hal yang paling terlihat terjadi langsung adalah bahwa Anda kehilangan rambut Anda selama beberapa minggu. Tetapi ada lebih banyak hal serius yang terjadi seiring dengan hal tersebut. Kanker otak dan kehilangan memori adalah kemungkinan nyata. Masalahnya di sini adalah bahwa ada begitu banyak hal yang terjadi pada ilmu pengetahuan mutakhir dari terapi radiasi sehingga tidak cukup waktu untuk menemukan segala sesuatu yang kemungkinan salah, dan untuk menetapkan prosedur pelatihan yang akan membantu teknisi laboratorium mempelajari keterampilan mereka secara benar sebelum mereka memberikan terapi CT scan tersebur pada pasien. Sebetulnya pun tidak ada batasan yang resmi seberapa besar radiasi tersebut dapat meraka berikan pada anda.


Sementara mereka menduga bahwa kanker otaklah kemungkinan kuatnya, , belum cukup waktu yang terbuang sampai mereka benar-benar bisa mencari tahu seberapa serius hal ini dapat terjadi.. Mungkin masalahnya adalah bahwa kita tergantung pada fitur-fitur keamanan yang dibuat pada segala sesuatu yang kita gunakan.


Jika Anda tidak menutup microwave Anda dengan benar, microwave itu tidak akan bekerja, jika Anda tidak menutup pintu mobil Anda dengan benar, mobil itu akan memperingatkan Anda berulang kali. Teknisi yang bekerja pada mesin-mesin tersebut dengan mudah menggunakan fitur otomatis yang disediakan, dengan asumsi bahwa mereka telah dirancang untuk seorang yang idiot - untuk memperingatkan mereka ketika mereka akan melakukan scan seseorang sampai pasien tersebut terkena kanker otak. Mereka lupa bahwa idiot-proofing hanya inovasi bagi konsumen. Peralatan Profesional tidak menggunakan fitur ini, karena mereka menganggap bahwa teknisi tahu apa yang mereka lakukan. Jika menenangkan mendengar hal ini, beberapa staf berpangkat tinggi di rumah-rumah sakit seluruh negeri akan mengalami efek yang sama. Hal tersebut hanya menunjukkan bagaimana ringannya tingkat keselamatan yang kita tanggung.

Olahraga dan kesehatan