Kanker Paru-Paru

Radiografi sinar x

Kanker paru-paru merupakan kanker paling mematikan diseluruh dunia, yang menyebabkan kematian sebanyak 3 juta jiwa tiap tahunnya. Hanya 1 diantara 10 pasien penderita penyakit ini yang dapat selamat selama 5 tahun ke depan. Walaupun penyakit ini sebelumnya kebanyakan diderita oleh pria, tetapi dalam beberapa tahun silam terdapat peningkatan jumlah penderita kanker paru-paru wanita dikarenakan

naiknya jumlah perokok wanita. Dalam banyak negara berkembang, pendidikan umum tentang bahaya dari merokok dan program penghentiannya telah berkontribusi terhadap penurunan tingkat insiden dari kanker paru-paru secara perlahan. Meskipun begitu, kanker paru-paru masih tetap menjadi jenis kanker yang paling umum diderita pria di seluruh dunia dan merupakan kanker urutan ke- 5 yang umum diderita wanita.

Kanker paru-paru sama seperti kanker yang lain, sebagai akibat dari kelainan dasar kehidupan unit tubuh yaitu sel. Normalnya, tubuh melakukan pemeriksaan sistem dan keseimbangan pertumbuhan sel sehingga sel dapat membelah untuk menghasilkan sel yang baru ketika dibutuhkan. Gangguan dari keseimbangan sistem ini akan menyebabkan pembelahan sel yang tidak terkontrol sehingga dapat mengakibatkan sebuah gumpalan yang disebut tumor. Jaringan manapun dalam paru-paru dapat menjadi kanker, tetapi yang paling umum terjadi dalam garis bronkus. Karena penyakit ini cenderung untuk menyebar sejak dini, maka dikategorikan sebagai kanker yang sangat membahayakan nyawa dan merupakan satu dari kanker yang tersulit untuk diobati. Walaupun kanker dapat menyebar pada organ manapun, kelenjar adrenalin, hati, otak, dan tulanglah yang merupakan tempat metastase kanker yang paling umum.

Studi terakhir menunjukkan faktor yang memiliki pengaruh terkuat dalam resiko kanker paru-paru yaitu menghirup karsinogen dalam jangka panjang dan yang paling umum adalah terkena asap dari rokok. Terjadinya kanker paru-paru sangat dikaitkan dengan merokok, dimana sekitar 90% dari penyakit ini disebabkan dari penggunaan tembakau/rokok. Akumulasi dari asap rokok tiap waktunya akan meningkatkan resiko dari kanker paru-paru. Di antara mereka yang merokok 2 pak atau lebih tiap hari, 1 dari 7 akan meninggal karena kanker paru-paru. Perokok pasif atau menghisap asap rokok dari perokok lain juga mempunyai resiko yang sama untuk menderita kanker paru-paru. Orang yang tidak merokok yang tinggal serumah dengan perokok mempunyai resiko 24% lebih besar untuk menderita kanker paru-paru dibandingkan mereka yang tidak merokok. Di Amerika Serikat, sekitar 3.000 kematian karena kanker paru-paru disebabkan oleh perokok pasif. Terkena serat silikat dimana dapat berada seumur hidup di jaringan paru-paru dan kemudian dilanjutkan dengan terkena serat asbes juga akan meningkatkan resiko untuk terkena kanker. Gas radon juga diketahui merupakan penyebab kanker dengan kemungkinan 12% menyebabkan kematian. Pengaruh keluarga atau kerentaan genetik juga merupakan penyebab kanker paru-paru, studi telah menunjukkan bahwa penyakit ini terjadi baik pada perokok maupun bukan perokok yang mempunyai keluarga penderita kanker paru-paru daripada dalam masyarat. Kehadiran dari penyakit paru-peru tertentu, seperti Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) yang dikaitkan dengan sedikit peningkatan resiko dari pertumbuhan kanker paru-paru. Polusi udara dari kendaraan, industri, dan pembangkit tenaga dapat meningkatkan kemungkinan untuk menderita kanker pada orang-orang yang terkena.

Apa saja tanda-tanda dari kanker paru-paru?

Tidak terdapat tanda apapun pada tahap awal penyakit, tetapi seiring dengan perkembangan tumor maka akan dapat menyebabkan berbagai macam gejala seperti:

  • Batuk (terutama batuk yang susah untuk sembuh atau menjadi lebih parah)
  • Rasa sakit di dada
  • Sesak napas
  • Batuk darah atau dahak berdarah
  • Suara parau atau menciut-ciut
  • Penyakit pneumonia atau bronkitis yang berulang
  • Penurunan berat badan
  • Kehilangan napsu makan
  • Kelelahan
  • Rasa sakit pada tulang
  • Pusing atau penglihatan ganda
  • Mati rasa atau kesemutan pada tangan atau lengan
  • Kulit berwarna kekuningan (jaundice)

Pengobatan untuk kanker paru-paru meliputi kombinasi dari operasi, kemoterapi, terapi radiasi, serta metode experimen yang terbaru. Tetapi yang paling penting adalah pencegahan dari perkembangan penyakit melalui penghentian merokok.

Olahraga dan kesehatan