Istilah kesehatan
Ada 982 istilah didalam daftar ini.| Istilah | Definisi |
|---|---|
| Abdomen |
Bagian tubuh yang terletak di antara dada dan panggul dan membungkus perut, usus, hati, limpa, dan pankreas. |
| Ablasio |
Ablasio adalah suatu keadaan lepasnya retina sensoris dari epitel pigmen retina (RIDE). keadaan ini merupakan masalah mata yang serius dan dapat terjadi pada usia berapapun, walaupun biasanya terjadi pada orang usia setengah baya atau lebih tua. Ablasio retina lebih besar kemungkinannya terjadi pada orang yang menderita rabun jauh (miopia) dan pada orang orang yang anggota keluarganya ada yang pernah mengalami ablasio retina. Ablasio retina dapat pula disebabkan oleh penyakit mata lain, seperti tumor, peradangan hebat, akibat trauma atau sebagai komplikasi dari diabetes. Bila tidak segera dilakukan tindakan, ablasio retina dapat menyebabkan cacat penglihatan atau kebutaan yang menetap. Retina adalah jaringan tipis dan transparan yang peka terhadap cahaya, yang terdiri dari sel-sel dan serabut saraf. Retina melapisi dinding mata bagian dalam, berfungsi seperti film pada kamera foto, cahaya yang melalui lensa akan difokuskan ke retina. Sel-sel retina yang peka terhadap cahaya inilah yang menangkap “gambar” dan menyalurkannya ke otak melalui saraf optik. |
| Abses |
lih:Bisul |
| Absorsi |
lih: Gugur Kandungan |
| Acanthosis nigricans |
Acanthosis nigricans adalah suatu kondisi di mana kulit menjadi gelap, tebal, dan seperti beludru pada bagian tubuh yang berkerut dan melipat seperti ketiak, selangkangan, dan leher. Tidak ada perawatan khusus untuk acanthosis nigricans. Sehingga dapat menyebabkan seseorang dengan kondisi ini sangat mengkhawatirkan penampilan kulit mereka. Adapun beberapa pilihan perawatan yang tersedia hanya untuk membantu meringankan daerah kulit yang terkena. Acanthosis nigricans dapat menghilang secara perlahan-lahan, seiring dengan dilakukannya perawatan pada beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebabnya, seperti obesitas atau diabetes |
| Acute Myelogenous Leukemia |
Acute Myelogenous Leukemia (AML) adalah salah satu jenis kanker darah dan sumsum tulang. Sumsum tulang merupakan jaringan spons dalam tulang dimana sel darah dibuat. Penyakit ini juga dikenal sebagai myeloblastic leukemia akut, leukemia akut nonlymphocytic, myeloblastic leukemia akut, dan leukemia myeloid akut. Pada AML, kata "akut" mengacu pada kenyataan bahwa penyakit ini mempengaruhi sel-sel darah yang belum matang dan berkembang dengan cepat. "Myelogenous" mengacu pada sel-sel darah putih, yang disebut sel myeloid bahwa AML mempengaruhi sel-sel tersebut. Sel-sel myeloid berkembang menjadi berbagai jenis sel darah dewasa, seperti sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit. |
| ADD |
lih: ADHD / ADD : Attention Deficit Disorder |
| Adenosina trifosfat |
Adenosina trifosfat (ATP) adalah suatu nukleotida yang dalam biokimia dikenal sebagai "satuan molekular" pertukaran energi intraselular; artinya, ATP dapat digunakan untuk menyimpan dan mentranspor energi kimia dalam sel. ATP juga berperan penting dalam sintesis asam nukleat. Molekul ATP juga digunakan untuk menyimpan energi yang dihasilkan tumbuhan dalam respirasi selular. ATP yang berada di luar sitoplasma atau di luar sel dapat berfungsi sebagai agen signaling yang memengaruhi pertumbuhan dan respon terhadap perubahan lingkungan. |
| ADHD |
ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah gangguan perkembangan dalam peningkatan aktifitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktifitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan. Hal ini ditandai dengan berbagai keluhan perasaan gelisah, tidak bisa diam, tidak bisa duduk dengan tenang, dan selalu meninggalkan keadaan yang tetap seperti sedang duduk, atau sedang berdiri. Alias (dipisah dengan |): Attention Deficit Hyperactivity Disorder
|
| Aditif makanan |
Aditif makanan atau bahan tambahan makanan adalah bahan yang ditambahkan dengan sengaja ke dalam makanan dalam jumlah kecil, dengan tujuan untuk memperbaiki penampakan, cita rasa, tekstur, flavor dan memperpanjang daya simpan. Selain itu dapat meningkatkan nilai gizi seperti protein, mineral dan vitamin. Penggunaan aditif makanan telah digunakan sejak zaman dahulu. Bahan aditif makanan ada dua, yaitu bahan aditif makanan alami dan buatan atau sintetis. Bahan tambahan makanan adalah bahan yang bukan secara alamiah merupakan bagian dari bahan makanan, tetapi terdapat dalam bahan makanan tersebut karena perlakuan saat pengolahan, penyimpanan atau pengemasan. Agar makanan yang tersaji tersedia dalam bentuk yang lebih menarik, rasa enak, rupa dan konsistensinya baik serta awet maka sering dilakukan penambahan bahan tambahan makanan yang sering disebut zat aditif kimia (food aditiva). Adakalanya makanan yang tersedia tidak mempunyai bentuk yang menarik meskipun kandungan gizinya tinggi. |
| Adrenalin |
Adrenalin (bahasa Inggris: adrenaline, epinephrine) adalah sebuah hormon yang memicu reaksi terhadap tekanan dan kecepatan gerak tubuh.Tidak hanya gerak, hormon ini pun memicu reaksi terhadap efek lingkungan seperti suara derau tinggi atau cahaya yang terang. Reaksi yang kita sering rasakan adalah frekuensi detak jantung meningkat, keringat dingin dan keterkejutan. Reaksi ini dalam batas tertentu menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan, mungkin juga menjadi sebuah hobi hingga disebut adrenaline junkie. |
| Aedes aegypti |
Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah. Selain dengue, A. aegypti juga merupakan pembawa virus demam kuning (yellow fever) dan chikungunya. Penyebaran jenis ini sangat luas, meliputi hampir semua daerah tropis di seluruh dunia. Sebagai pembawa virus dengue, A. aegypti merupakan pembawa utama (primary vector) dan bersama Aedes albopictus menciptakan siklus persebaran dengue di desa dan kota. Mengingat keganasan penyakit demam berdarah, masyarakat harus mampu mengenali dan mengetahui cara-cara mengendalikan jenis ini untuk membantu mengurangi persebaran penyakit demam berdarah. |
| Aflatoksin |
Aflatoksin merupakan segolongan senyawa toksik (mikotoksin, toksin yang berasal dari fungi) yang dikenal mematikan dan karsinogenik bagi manusia dan hewan. Spesies penghasilnya adalah segolongan fungi (jenis kapang) dari genus Aspergillus, terutama A. flavus (dari sini nama "afla" diambil) dan A. parasiticus yang berasosiasi dengan produk-produk biji-bijian berminyak atau berkarbohidrat tinggi. Kandungan aflatoksin ditemukan pada biji kacang-kacangan (kacang tanah, kedelai, pistacio, atau bunga matahari), rempah-rempah (seperti ketumbar, jahe, lada, serta kunyit), dan serealia (seperti gandum, padi, sorgum, dan jagung). Aflatoksin juga dapat dijumpai pada susu yang dihasilkan hewan ternak yang memakan produk yang terinfestasi kapang tersebut. Obat juga dapat mengandung aflatoksin bila terinfestasi kapang ini. |
| Age spots |
Age spots juga disebut liver spots dan solar lentigines adalah bintik abu-abu, coklat atau hitam yang berbeda ukuran dan biasanya muncul pada daerah tubuh yang paling terkena sinar matahari seperti wajah, tangan, bahu dan lengan. Age spots sangat umum ditemui pada orang dewasa berusia di atas 40 tahun, namun dapat ditemui pada orang muda juga. Age spots sebenarnya tidak berbahaya dan tidak memerlukan pengobatan, namun dapat terlihat seperti tumbuhnya kanker. Dengan kosmetik, age spots dapat disamarkan dengan produk pemutih kulit. |
| AIDS |
Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV |