Kalsium dan Penurunan Berat Badan

Kalsium dan Penurunan Berat Badan cap=O]besitas merupakan sebuah masalah yang diderita oleh semakin banyak orang. Pertambahan bobot tubuh merupakan suatu masalah yang sering dijumpai dan ini disebabkan oleh pola makan yang semakin mirip dengan pola makan barat yang seringkali mengandung banyak lemak, kalori dan gula. Dewasa ini, orang-orang juga semakin sibuk sehingga

tidak memiliki waktu untuk melakukan olahraga yang cukup (lebih dari 10 menit).

Riset terbaru menunjukkan bahwa memasukkan kalsium dalam diet Anda dapat membantu mengurangi berat badan. Nyatanya, industri produk susu sudah mulai melakukan kampanye pengiklanan baru dimana mereka menekankan hubungan antara kalsium dan penurunan berat badan.

American Dairy Association
(ADA) atau Asosiasi Produk Susu Amerika banyak menggantungkan kampanye pengiklanan mereka pada penelitian-penelitian yang sedang berlanjut. Penelitian-penelititan ini telah banyak menemukan hubungan antara kalsium dan penurunan berat badan.

ADA menyatakan pada iklan-iklan mereka bahwa riset menunjukkan adanya hubungan antara mengonsumsi 3 hingga 4 porsi makanan produk susu rendah lemak setiap hari dengan jumlah timbunan lemak pada tubuh. Riset juga menunjukan bahwa kalsium dapat meningkatkan jumlah lemak yang dibakar oleh tubuh menjadi energi dengan meningkatkan suhu tubuh sehingga tubuh membakat kalori dengan lebih cepat.

Penelitian-penelitian ini juga membuktikan bahwa orang-orang dengan kadar kalsium terendah dalam tubuhnya memiliki kadar simpanan lemak yang paling tinggi.

Ironisnya, program diet populer yang menjanjikan penurunan bobot tubuh yang drastis seringkali merupakan program diet yang rendah dalam hal konsumsi produk susu yang merupakan sumber kalsium terbaik dan juga pencegah osteoporosis. Wanita yang seringkali mengontrol jumlah makanan yang mereka konsumsi terancam bahaya karena mereka biasanya menderita kekurangan vitamin dan mineral.

Makanan-makanan yang kaya akan kalsium adalah susu, keju, yogurt, es krim, kacang-kacangan, brokoli dan hampir semua sayuran yang berdaun hijau tua.

Dr. Reed Mangels dari Vegetarian Resource Group berkomentar mengenai dampak protein hewani pada tubuh kita. Mengutip dari penelitian yang diterbitkan di Journal of Nutrition (Jurnal Nutrisi) pada 2003, dia berkata, "Penelitian menunjukan bahwa diet yang kaya akan protein hewani menyebabkan penambahan kadar kalsium pada urin." Ini berarti jumlah kalsium yang direkomendasikan untuk konsumsi harian tiap (Recommended Daily Allowance atau RDA) orang akan berbeda berdasarkan konsumsi protein hewani.

Jumlah RDA untuk kalsium sekarang ini adalah 800 hingga 1000 miligram setiap hari dan rata-rata orang Amerika mengonsumsi 500 hingga 700 miligram saja. Suplemen kalsium akan sangat dibutuhkan untuk mencegah osteoporosis dan membantu penurunan berat badan kecuali jika diet orang tersebut sangatlah tinggi kalsium.

Meskipun diet tipe ini sangatlah menggiurkan untuk Anda coba, ternyata ada penelitian-penelitian lain yang mengontradiksi hal ini. Penelitian yang diterbitkan pada The American Journal of Clinical Nutrition pada April 2005 membuktikan bahwa peningkatan konsumsi kalsium tidak menyebabkan penurunan berat badan pada wanita muda.

Jadi apakah kesimpulannya? Sebelum Anda menjalani program diet, Anda sepatutnya berkonsultasi dengn dokter Anda terutama apabila Anda belum berumur 18 tahun, sedang hamil, menyusui atau memiliki masalah kesehatan lainnya.

Jumlah awal asupan kalsium dan vitamin serta mineral lainnya haruslah diketahui terlebih dahulu. Kemudian, diet khusus yang memenuhi kebutuhan kalori serta nutrisi tubuh Anda dapat dirancang. Ini bisa dilakukan dengan bantuan dari pakar gizi.

Memang betul hasil penelitian sekarang ini belum dapat dipastikan 100 % dan penelitian lebih lanjut masih diperlukan, tapi tidak ada salahnya Anda mengonsumsi kalsium yang memiliki banyak kebaikan lain bagi tubuh.