Membuat Jamu Ramuan Sendiri Untuk Mengobati Disentri

mikroorganisme

Disentri merupakan jenis penyakit yang menyerang selaput lendir usus atau peradangan usus besar. Penyakit ini mengakibatkan porsi buang air besar atau diare yang banyak dengan bercampur darah, lendir dan ingus.

Penyakit ini adalah jenis penyakit  yang mudah menular.

Sangat penting untuk diketahui  bahwa ada dua jenis bibit penyakit yang menyebabkan disentri, adalah:

  • Basil disentri yang menyebabkan disentri basili.
  • Entamoeba histolytica atau protozoa atau amuba yang menyebabkan disentri amubawi.

 

Penyakit ini mudah menular melalui saluran pencernaan atau mulut disaat orang memakan atau meminum makanan dan minuman yanag mengandung bibit bibit penyakit disentri.

Makanan dan minuman yang tidak tertutup mudah sekali terkena debu dan dihinggapi lalat yang membawa bibit penyakit disentri. Air, Sayuran dan buah-buahan yang tidak dicuci bersih juga dapat menjadi pembawa bibit penyakit.

Masa inkubasi penyakit disentri kira-kira 14 hari bagi disentri basili dan 14-20 hari untuk disentri amubawi.

 

Gejala dari jenis penyakit ini antara lain adalah:

  • Perut mulas dan sakit.
  • Buang air berulang-ulang, terkadang sampai lebih dari 20 kali dalam sehari.
  • Kotoran cair bercampur darah dan nanah serta kelihatan hijau kotor berselaput ingus. Bau yang amis (disentri amubawi) dan bacin untuk disentri basili.
  • Panas badan tinggi untuk disentri basili.
  • Badan lemah dan rasa haus yang hebat.

 

Perawatan dan pengobatan:

  • Usahakan  penderita untuk banyak istirahat.
  • Tempatkan penderita di kamar yang terpisah.
  • Berikan penderita makanan cair.
  • Usahakan agar penderita untuk mengurangi gerak lebih-lebih bagi penderita disentri basili.
  • Usahakan penderita untuk sering-sering membersihkan mulut.
  • Siram kotoran penderita dengan air karbol.
  • Selalu anjurkan penderita untuk cuci tangan sebelum makan.

 

Pengobatan dapat dilakukan dengan membuat jamu ramuan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan:

  • Parutan kayu cendana 1 sendok teh diseduh dengan air panas 1 cangkir, tunggu hingga suam-suam kuku lalu minum (2 kali sehari).
  • ½ genggam daun turi yang berbunga merah, kulitnya 1 jari, akar dan bunga secukupnya lalu tumbuk sampai halus, beri ¾ air masak dan sedikit garam, peras dan saring kemudian diminum (2 kali sehari).
  • Ambil sedikit getah gambir sebesar telur cicak, bakar kemudian seduh dengan 1 cangkir air mendidih, tambahkan sedikit kapur sirih, tunggu hingga hangat kemudian minum (2 kali sehari).
  • Daun singkong yang bertangkai merah 7 tangkai, dimasak dengan air tajin, tambahkan sedikit garam, tunggu hingga dingin kemudian makan (3 kali sehari).
  • Ambil daun dan batang bayam merah secukupnya cuci dan tumbuk sampai halus, beri 1 cangkir air masak dan sedikit garam, peras dan saring kemudian diminum (2 kali sehari).

Olahraga dan kesehatan