Bagaimana Menghadapi Hipoglikemia Reaktif
Informasi kesehatan - Hipoglikemia

Hipoglikemia postpandrial (juga disebut sebagai Hipoglikemia reaktif) adalah kondisi kesehatan yang mempengaruhi seseorang ketika tingkat
gula darah turun drastis dalam beberapa jam setelah makan makanan berat. Dalam sebagian besar kasus, tipe hipoglikemia seperti ini memunculkan berbagai gejala seperti rasa lapar yang berlebihan, bergetar, bingung, lemah, pusing, dan mengantuk. Hal ini terjadi sebagai akibat dari terlalu banyak
hormon
insulin yang mengalir ke darah setelah makan terlalu banyak
karbohidrat. Pada orang normal,
hal ini seharusnya tidak menjadi masalah, tapi mereka yang menderita Hipoglikemia reaktif tidak mampu memproses
glukosa yang baru saja di dapatkan dari makanan dalam jumlah banyak. Ada beberapa contoh dimana Hipoglikemia reaktif sulit untuk di diagnosa karena beberapa orang menunjukkan kondisi tersebut, tapi tidak berarti dia menderita Hipoglikemia reaktif. Sangat penting bagi mereka yang memiliki gejala Hipoglikemia reaktif untuk mulai menemui ahli kesehatan professional untuk mendapatkan saran yang tepat.
Selain itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah serangan Hipoglikemia reaktif seperti berikut
Makanlah makanan ringan dengan jarak tidak lebih dari 3 jam.
Makanan ini harus Anda konsumsi dalam interval yang teratur agar tidak merasakan lapar.
Konsumsilah tipe makanan yang memiliki kandungan protein yang lebih tinggi seperti buncis dan kacang polong.
Untuk alasan yang sama, konsumsilah buah-buahan berdaun dan sayuran karena serat akan membuat perut Anda terasa penuh. Pembakaran lambat dari karbohidrat kompleks akan melepaskan gula darah dan secara bertahap mencegah rasa lapar yang datang secara tiba-tiba.
Kurangi saja makanan yang mengandung gula dan bisa memicu hipoglikemia reaktif.
Dalam sebagian besar kasus, hal ini disebabkan karena mereka makan makanan manis ketika mereka lapar. Konsumsi gula yang tiba-tiba juga bisa menurunkan tingkat glukosa ke tingkat yang sangat rendah kemudian menyebabkan hipoglikemia reaktif.
Selalu bawa makanan ringan atau permen selama perjalanan panjang sehingga tidak merasa lapar dan mudah memakannya jika dibutuhkan.
Hal ini akan mencegah rasa pusing dan bingung untuk sementara akan tetapi makan makanan ringan hanya setelah Anda merasakan gejalanya.
Latihan secara teratur adalah cara yang baik untuk meningkatkan gula darah dan membuat Anda sehat. Juga disarankan, kalau bisa hindari minum alkohol yang sangat buruk untuk semua kasus hipoglikemia. Cobalah untuk menjaga tingkat gula darah Anda pada tingkat normal untuk kehidupan yang sehat.
Nutrisi dan Gizi
Penyakit-penyakit umum
- Alergi
- Anorexia
- Artritis/Rematik
- Asam lambung
- Asma
- Autis
- Batu ginjal
- Bronkitis
- Cacar air
- Cerebral palsy
- Demam
- Demam berdarah
- Demam Nil Barat
- Diabetes
- Diare
- Disleksia
- Eksim
- Gastritis
- Gatal
- Hipoglikemia
- Hipotiroidisme
- Kanker
- Kecemasan
- Kolesterol
- Leukemia
- Lupus
- Maag
- Malaria
- Masalah Pendengaran
- Masalah Tidur
- Memori
- Migrain
- Nyeri
- Osteoporosis
- Penyakit Alzheimer
- Penyakit jantung
- Penyakit vaskular
- Psoriasis
- Sakit ginjal
- Sakit Kepala
- Sakit punggung
- Skiatika
- Sklerodoma
- Terowongan karpal
- Wasir
- Jerawat
- ADHD



