Tentang kesehatan

Gejala Keracunan Timah

Gejala Keracunan TimahKeracunan timah adalah hasil dari pembentukan atau akumulasi timah dalam sistem tubuh yang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang cukup serius bahkan dapat menyebabkan kematian. Timah akan menumpuk tanpa kita ketahui hingga tingkat berbahaya yang dapat menyebabkan gejala keracunan timah.

Anak-anak memiliki risiko tertinggi untuk gejala keracunan timah tapi orang dewasapun dapat mengalaminya juga. Karena sistem saraf dari otak anak-anak masih berkembang mereka juga memiliki risiko kerusakan permanen akibat gejala keracunan timah.

Ketika anak-anak mengunjungi dokter mereka para dokter melakukan pemeriksaan dengan kuesioner bersama orang tua dan pemeriksaan fisik untuk menentukan apakah pemeriksaan darah diperlukan. Usia risiko tertinggi adalah antara 2 sampai 5 tahun yang merupakan usia paling umum bagi anak-anak untuk memasukkan benda-benda 'aneh', barang-barang seperti cat dan tanah ke dalam mulut mereka. Lagipula cat yang mengandung timah sebenarnya memiliki rasa yang manis.

Jika dokter mencurigai bahwa ada gejala keracunan timah dari kuesioner atau pemeriksaan fisik mereka akan melakukan tes darah sederhana untuk memperlihatkan kemungkinan-kemungkinan. gejala keracunan timah sering tidak spesifik pada anak-anak, artinya bahwa gejala dapat dikaitkan dengan beberapa penyebab lain. Gejala keracunan timah pada anak-anak diantaranya: mudah kesal, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, sembelit, sakit perut, masalah belajar, perilaku lesu, muntah dan pucat yang tidak biasa akibat dari anemia.

Meskipun orang dewasa tidak kebal dari gejala keracunan timah namun gejalanya lebih mudah terdeteksi karena sistem saraf yang telah berkembang dan orang dewasa memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik mengenai gejala keracunan timah yang mungkin mereka alami. Gejalanya diantaranya termasuk rasa sakit, mati rasa atau kesemutan parah, kelemahan otot, kehilangan memori, sakit kepala, kurangnya jumlah sperma, dan gangguan mood.

Gejala keracunan timah muncul saat timah termakan
atau terhirup sehingga memasuki aliran darah. Timah lalu menghambat produksi Hemoglobin yang dibutuhkan oleh sel-sel darah merah untuk membawa oksigen. Hal ini juga Menonaktifkan enzim penting yang dibutuhkan oleh otak dan sistem syaraf. Timah sangat beracun, bahkan dalam jumlah kecil.

Anak-anak yang tinggal di rumah tua dengan tembok yang mengelupas dan cat yang mengandung timah memiliki risiko tertinggi gejala keracunan timah, tidak hanya karena memakan cat, tapi juga dari debu yang berasal dari cat yang mengelupas dan mengendap di seluruh ruangan sehingga masuk ke mulut anak atau terhirup.

Definisi medis saat keracunan timah adalah 10 mikrogram atau lebih per desiliter darah. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa tingkat ini berhubungan dengan kecerdasan rendah, perilaku gangguan, pendengaran dan pertumbuhan yang lambat, semua gejala keterlibatan neurologis.

Gejala keracunan timah bisa berubah menjadi permanen karena itu pengobatan harus dimulai sebelum terjadi kerusakan terlalu parah. Timah dihilangkan melalui suatu proses yang disebut chelation , obat-obatan digunakan untuk mengikat timah dan mengeluarkannya dari dalam tubuh. Sumber dari keracunan timahpun  harus segera dihilangkan.

Orangtua yang menduga bahwa anaknya mengalami gejala keracunan timah harus segera menghubungi dokter dan mengungkapkan kekhawatirannya. Tes darah untuk memeriksakan keracunan ini dapat dilakukan dengan mudah, hemat biaya dan sangat kecil efek sampingnya. Tes darah yang sederhana dapat membuat perbedaan besar di masa depan anak Anda.

Olahraga dan kesehatan