Tentang kesehatan

Apa yang Harus Anda Ketahui Tentang Sindrom Terowongan Karpal

Apa yang Harus Anda Ketahui Tentang Sindrom Terowongan Karpal etiap hari, di dalam atau di luar rumah, dari pukul 8 pagi hingga 5 sore,Anda berada di depan komputer, mengetikkan jari jemari Anda pada papan keyboard secepat mungkin sehingga Anda bisa menyelesaikan artikel-artikel sesuai tenggat waktunya. Anda bekerja di meja Anda, mencoba untuk tidak mengindahkan rasa geli atau mati rasa yang telah Anda miliki berbulan-bulan pada tangan atau pergelangan Anda. Tiba-tiba rasa sakit yang menusuk tajam menjalar ke

pergelangan hingga lengan Anda. "Ah, ini mungkin hanyalah kram yang lewat saja", itu pikir Anda saat masih merasakan sakitnya. Pikir dua kali, Anda kemungkinan besar memiliki sindrom terowongan karpal.

Sindrom terowongan karpal adalah kondisi sakit berkelanjutan yang disebabkan oleh tekanan syaraf kunci di pergelangan tangan. Hal itu terjadi ketika syaraf tengah (median), yang ada dari lengan bawah ke tangan, tertekan atau terhimpit pada pergelangan tangan. Syaraf median mengendalikan rasa ke sisi telapak tangan jempol dan jari jemari, serta impuls ke otot-otot kecil di tangan yang menggerakkan jari dan jempol.

Kadang kala, pembengkakkan dari urat daging yang teriritasi atau penebalan sempit lainnya pada terowongan dapat menyebabkan syaraf tengah tertekan/ terhimpit. Akibatnya adalah rasa sakit, lemah atau mati rasa di tangan dan pergelangan tangan yang menjalar ke lengan. Meskipun rasa sakit bisa menunjukkan kondisi lain, sindrom terowongan karpal adalah yang paling umum terjadi dan dikenal secara luas sebagai jebakan neuropati di mana syaraf tepi tubuh tertekan atau mengalami trauma.

Apakah Anda tahu bahwa wanita kemungkinannya tiga kali lipat lebih besar untuk terkena sindrom terowongan karpal? Anda tentu pernah mendengar hal ini. Ini bukan untuk menakuti para wanita tapi demi kesadaran yang telah dibuktikan oleh ilmu sains. Hal itu karena terowongan karpal wanita lebih kecil dibandingkan pria. Tangan yang dominan biasanya yang pertama kali terkena dan menyebabkan rasa sakit yang parah. Orang yang memiliki diabetes atau gangguan metabolis lainnya yang secara langsung mempengaruhi syaraf-syaraf tubuh sehingga rentan terhadap tekanan juga berisiko tinggi namun biasanya muncul pada orang dewasa.

Bahaya terkena sindrom terowongan karpal tidak terbatas pada orang-orang yang melakukan pekerjaan tertentu, seperti mereka yang bekerja pada industri tunggal, pabrik, menjahit, penyelesaian akhir, pembersihan dan pengepakan unggas. Kebenarannya adalah bahwa sindrom terowongan karpal tiga kali lebih sering terjadi diantara para perakit daripada pakerja pengolahan data. Penelitian pada tahun 2001 yang dilakukan oleh Mayo Clinic menemukan bahwa penggunaan komputer yang sering (hampir 7 jam sehari) tidak meningkatkan risiko seseorang untuk terkena sindrom terowongan karpal.

Selama tahun 2008, sekitar tiga dari 10.000 pekerja kehilangan waktu kerja karena sindrom terowongan karpal. Setengah dari para pekerja ini tidak masuk kerja lebih dari 10 hari. Biaya rata-rata sindrom terowongan karpal seumur hidup termasuk biaya obat-obatan dan kehilangan waktu kerja diperkirakan sekitar Rp. 255.000.000,- untuk setiap pekerja yang terluka. Sindrom terowongan karpal ini agak sama dengan prinsip biji sawi dimana dimulai dengan hal kecil sehingga Anda tidak menyadarinya namun akan berakhir sangat besar dengan membuat tangan Anda lumpuh.

Olahraga dan kesehatan