Pro dan Kontra Terapi Penggantian Estrogen

Pro dan Kontra Terapi Penggantian Estrogenpa itu penggantian estrogen? Bagi seorang pria, ini adalah salah satu informasi yang membuat mereka tertarik ingin tahu juga. Tetapi bagi perempuan, ini adalah sebuah informasi penting yang bisa jadi sangat penting bagi mereka.

Estrogen

Pertama-tama, estrogen berfungsi sebagai hormon primer seks perempuan terdiri dari sekelompok senyawa steroid,

berfungsi untuk kepentingan siklus berahi. walaupun estrogen ada di laki-laki maupun perempuan, namun mereka biasanya ditemukan sangat banyak pada perempuan yang sedang menjalani masa subur. Pada periode tersebut, estrogen mendorong perkembangan komponen sekunder pembentuk jenis kelamin perempuan, seperti misalnya payudara, dan juga terlibat sebagai penebal endometrium dan aspek lain dari segi pengaturan periode menstruasi.

Sumber dari estrogen meliputi ovarium, korpus luteum, dan plasenta. Jumlah lebih kecil lainnya juga ditemukan di hati, kelenjar adrenal, dan payudara. Sumber kedua ini juga dikenal sangat bermanfaat bagi perempuan pasca-menopause.

Menurunnya Estrogen

Pada bagian akhir dari kehidupan seorang wanita, sekitar usia 50, ovariumnya mulai mencerminkan menopause, masa-masa ketika akhirnya estrogen berhenti diproduksi. Bagi wanita yang ingin menghindari ketidaknyamanan dan penderitaan masalah kesehatan yang disebabkan oleh berkurangnya peredaran estrogen, Terapi Penggantian Estrogen (TPE) adalah sebuah pilihan. Perawatannya terdiri dari disiplin obat-obatan yang mampu meningkatkan kadar hormon sintesis.

Seperti kedengarannya, TPE mengganti hormon yang tidak lagi diproduksi oleh ovarium, baik melalui cara alami maupun pembedahan menopause, dan memberikan penyembuhan dari gejala mengerikan yang ditimbulkan oleh menopause seperti misalnya hot flashes dan keringat malam.

Jenis

Ada zat tertentu yang digunakan dalam TPE ini, seperti estrogen terkonjugasi atau estrogen kuda terkonjugasi di bawah merek Premarin, patch, estrogen yang terbuat dari senyawa estrogen tunggal obat-obatan seperti raloxifene dan alendronate, obat herbal seperti Black Cohosh, yang dikenal untuk membantu mengurangi gejala menopause, dan hormon lain yang terlibat seperti progesteron atau progestin.

Pro dan Kontra

TPE memiliki pro dan kontra tersendiri dalam gaya hidup perempuan. Ia benar-benar mengubah kehidupan perempuan secara sangat baik. Tetapi pada saat yang sama, seseorang harus menimbang-nimbang konsekuensi yang ditimbulkannya sebelum akhirnya memutuskan untuk melakukan terapi.

Daripada konsekuensinya, tampaknya keuntungannya jauh lebih banyak. Penggunaan estrogen terkonjugasi biasanya diketahui juga berpengaruh terhadap menurunnya penyakit jantung dan osteoporosis, termasuk penurunan sekitar 10% pada penyakit jantung dan stroke, daripada yang tidak menggunakan estrogen.

Level PA-1 yaitu penurunan estrogen sampai 50% baik asupan estrogen terkonjugasi ini diasup dengan atau tanpa kehadiran progestin. PA-1 ini dikatakan sebagai inhibitor fibrinolisis vital yang berkembang biak pada wanita setelah menopause dan bisa berisiko menimbulkan penyakit kardiovaskular.

Jika Anda benar-benar membutuhkannya dan Anda pun memiliki sejumlah uang, kenapa tidak mencoba menjalani TPE? Tetapi harus selalu ingat untuk mempertimbangkan pro dan kontra yang ada mengenai TPE. TPE memang banyak menguntungkan tapi pada kenyataannya TPE bisa meningkatkan risiko terhadap kanker payudara, hal ini tidak disarankan bagi wanita yang garis keturunannya berasal dari penderita kanker payudara dan salah satu keluarganya ada yang terkena, lebih baik untuk menjauhi TPE.

Olahraga dan kesehatan