Pentingnya Esterogen dan Progesteron

Pentingnya Esterogen dan Progesteronanita memiliki penampilan luar berbeda dengan pria karena karakteristik utama seksual mereka dipegaruhi oleh dua hormon wanita yang disebut esterogen dan progesteron. Wanita didominasi oleh dua hormon ini, dengan indikasi berupa pinggul mengecil, dada membesar, tubuh ramping dan

pengencangan kulit. Hormon-hormon tersebut juga merupakan alasan mengapa wanita mengalami menstruasi.

Wanita yang kekurangan hormon-hormon di atas cenderung memiliki kelainan bentuk fisik, sehingga lebih menyerupai laki-laki. Biasanya, jika wanita tidak memiliki esterogen dan progesteron dalam jumlah cukup, mereka akan memiliki dada kecil dan berpenampilan lebih maskulin. Namun begitu, jika wanita memiliki kelebihan produksi hormon-hormon tersebut, maka kondisi dapat memburuk karena adanya ancaman terkena penyakit serius seperti stroke dan osteoporosis. Banyak penelitian telah membuktikan itu.

Setiap orang, termasuk pria, harus mengetahui pentingnya esterogen dan progesteron di dalam tubuh wanita. Pria harus tahu bahwa mereka pun memiliki hormon-hormon ini namun dengan jumlah minimal. Hormon yang dominan pada pria dinamakan testosteron. Jika seorang laki-laki terlalu banyak memiliki kadar esterogen dan progesteron di dalam tubuhnya, maka Ia dapat memiliki karakteristik seperti yang dimiliki oleh wanita. Pria yang memiliki kadar tinggi dari hormon-hormon tersebut berpenampakan mirip wanita dengan dada lebih besar daripada pria normal kebanyakan, massa tubuh yang lebih kecil, dan beberapa karakteristik seksual wanita lainnya. Maka demikian, sangatlah penting jika kadar esterogen dan progesteron berada pada level minimum di dalam tubuh seorang pria.

Esterogen memiliki tiga klasifikasi berikut:

1. Estrone, merupakan klasifikasi esterogen yang relatif lemah.

2. Estradiol, merupakan klasifikasi esterogen yang paling dominan.

3. Estriol, merupakan yang terlemah di antara tiga klasifikasi ini.

Kadar esterogen yang minim dapat menyebabkan kondisi-kondisi berikut:

- Keguguran

- Gangguan otak atau Anencephaly

- Pencernaan maternal terhadap kortikosteroid

- Kekurangan enzim sulfatase pada plasenta

Progesteron memiliki fungsi-fungsi berikut:

- Hormon yang bertanggungjawab untuk mempersiapkan nidation pada endometrium.

- Menjaga fungsi normal endometrium.

- Merilekskan myometrium.

- Sebagai hormon yang digunakan untuk mencegah uterus berkontraksi pada saat masa kehamilan.

- Sebagai indikator jika ada masalah hormonal pada janin selama masa kehamilan.

- Juga bertanggungjawab menstimulasi aldosterone agar memproduksi lebih banyak lagi selama masa kehamilan.

Hormon-hormon ini sangat esensial selama masa kehamilan. Esterogen dan progesteron merupakan hormon-hormon utama yang berperan pada periode kehamilan. Tanpanya, wanita tidak akan mampu melahirkan anak. Oleh karena itu, hormon-hormon ini sangat penting peranannya dalam reproduksi.

Olahraga dan kesehatan