Esterogen, Efek Positif dan Negatifnya

Esterogen, Efek Positif dan Negatifnyaika dibandingkan dengan hormon lainnya, banyak sekali penelitian yang terpercaya telah dilakukan berkaitan dengan esterogen dan efek-efek yang ditimbulkannya terhadap tubuh. Penelitian-penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa esterogen memiliki banyak manfaat penting. Karenanya,

para wanita direkomendasikan untuk melakukan penggantian atau injeksi esterogen untuk meredakan gejala menopause.

Sementara kebanyakan wanita dibuai oleh manfaat esterogen selama dan setelah menopause, beberapa wanita lainnya menghadapi risiko besar akan penyakit-penyakit tertentu jika mereka melakukan prosedur injeksi esterogen. Karena telah banyak penelitian memberikan informasi mendalam mengenai esterogen, hal tersebut akan membantu seseorang dalam memutuskan apakah ia harus melakukan prosedur injeksi esterogen atau tidak, berdasarkan fakta dan alasan-alasan yang telah dipaparkan.

Untuk kebanyakan wanita, efek menguntungkan dari esterogen jauh lebih penting daripada efek berbahaya yang dapat diakibatkannya. Esterogen membantu meredakan hot flashes dan mengurangi peluang terkena osteoporosis. Penelitian lain menunjukan bahwa esterogen juga dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler seperti penyakit jantung.

Tetapi ada juga penelitian yang mengatakan bahwa esterogen tidak ada keuntungannya sama sekali bagi masalah jantung. Penelitian berikutnya berkata bahwa esterogen dapat melindungi wanita dari serangan penyakit Alzheimer, namun ini belum benar-benar terbukti. Tes laboratorium terkini terhadap kadar esterogen dalam tubuh wanita pascamenopause yang menderita gejala penyakit Alzheimer ternyata tidak menghasilkan efek apa-apa.

Manfaat lain dari esterogen ialah:

  • Mengurangi keringat di malam hari

  • Mengurangi risiko kanker kolon

  • Menguatkan otot-otot panggul

  • Mencegah kehilangan kolagen pada kulit

Namun demikian, di samping berbagai manfaatnya, esterogen juga meningkatkan kecemasan akan adanya beberapa efek berbahaya yang mungkin terjadi pada beberapa wanita. Penginjeksian esterogen beserta hormon lain yang dinamakan progestin disebut-sebut dapat berefek buruk bagi kesehatan. Esterogen juga dapat meningkatkan risiko pembekuan atau penggumpalan darah, yang akan merusak sirkulasi darah pada arteri.

Bukti kuat lain menunjukan bahwa penggunaan esterogen secara berkepanjangan akan secara perlahan menaikan risiko terkena kanker payudara. Sebagai tambahan, beberapa penelitian juga menunjukan bahwa terdapat risiko yang lebih besar akan kanker payudara pada wanita yang menggunakan esterogen dan progestin secara bersamaan.

Efek merugikan dari esterogen ialah:

  • Pendarahan pada vagina

  • Nyeri pada perut

  • Kebiasaan tidur yang buruk

  • Gatal-gatal pada kulit

  • Sakit kepala/ Migrain

  • Menyebabkan kanker endometrial

Oleh karena itu, dengan kedua efek positif dan negatif ini dipaparkan, maka keputusan untuk melakukan injeksi esterogen tidak selalu berkata ‘Ya!’. Hal ini tergantung dari wanita itu sendiri, apakah ia tetap ingin menggunakannya terlepas dari segala efek buruk yang membayangi.

Ingatlah selalu bahwa walaupun tahun demi tahun berganti, penelitian akan tetap berlanjut untuk menguak informasi lebih dalam mengenai manfaat dan kerugian esterogen. Ketika temuan-temuan baru muncul ke permukaan, lebih banyak lagi wanita dan dokter yang akan berpikir ulang atas keputusan mereka melakukan injeksi esterogen.

Olahraga dan kesehatan