Beberapa Pertimbangan Dalam Menggunakan Plester Esterogen

Beberapa Pertimbangan Dalam Menggunakan Plester EsterogenPlester esterogen digunakan untuk menangani dan mengurangi gejala-gejala risiko yang disebabkan oleh menopause. Para dokter biasanya meresepkan plester ini untuk pasien yang memiliki kadar esterogen rendah di dalam tubuhnya. Namun,

dosis pemakaiannya harus selalu berdasarkan rekomendasi yang diberikan oleh dokter yang menangani.

Masing-masing plester ini tersegel dalam pelindungnya. Anda dapat menggunakan plester esterogen ini dan menempelkannya langsung pada kulit, namun ingat bahwa terkadang pengaplikasiannya membutuhkan beberapa obat dasar yang harus dikonsumsi bersamaan. Plester ini tersegel dengan rapat, dan sekali dibuka maka Anda harus menggunakannya sesegera mungkin.

Terdapat bermacam-macam tipe plester esterogen yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna, atau tergantung pada jenis keluhan yang dimiliki. Karena ada kemungkinan terjadinya komplikasi, penerapan plester di area dada sangat tidak dianjurkan.

Jika sewaktu-waktu Anda lupa menggunakan plester ini di area tubuh yang memerlukan, pastikan Anda tetap harus menempelkannya segera saat Anda mengingatnya. Jangan pernah menggunakan plester lebih dari yang diresepkan sebab Anda akan dibayangi oleh efek samping yang dapat ditimbulkannya. Kasus yang sering terjadi, hal tersebut bukannya mengobati Anda, namun malah akan memperburuk keadaan.

Dokter akan menentukan aman tidaknya penggunaan plester esterogen terhadap Anda. Mereka akan menganjurkan Anda untuk menjalani pemeriksaan terlebih dahulu sebelum memberikan resep. Hal ini dikarenakan pada beberapa orang, penerapan plester esterogen malah cenderung menimbulkan efek samping jika plester esterogen tidak cocok untuk mereka.

Beberapa efek samping yang biasa terjadi akibat penggunaan plester esterogen ialah iritasi kulit, sakit punggung, dan sakit kepala. Terkadang Anda juga dapat mengalami kembung dan nyeri pada perut, walaupun hal ini sangat jarang sekali terjadi.

Para wanita umumnya waspada akan fakta bahwa plester esterogen juga dapat menyebabkan kanker rahim. Hal ini terutama bagi mereka yang menjalani perawatan menggunakan plester eterogen dalam waktu yang cukup lama.

Namun di pihak lain, penelitian menunjukan bahwa plester esterogen dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Walaupun demikian, tidaklah dianjurkan untuk menggunakan plester ini sebagai alternatif pengobatan untuk penyakit jantung sebab belum cukup bukti yang mendukung hasil penelitian tersebut. Ini masih berupa asumsi dasar dan teori beberapa ilmuwan yang masih membutuhkan pembuktian lebih lanjut.

Penggunaan plester esterogen dilarang bagi wanita hamil atau mereka yang baru saja melahirkan bayinya. Hal ini dikarenakan adanya risiko masalah pada sistem reproduksi yang dapat meningkat ketika plester ini diaplikasikan terhadap wanita yang sedang hamil. Risiko ini tidak hanya akan mempengaruhi sang ibu, namun juga bayi yang sedang berada di dalam kandungan. Pertimbangkanlah selalu kemungkinan-kemungkinan seperti ini sebelum Anda menggunakan plester esterogen.

Olahraga dan kesehatan