Tentang kesehatan

Mengenali Eksim

Mengenali EksimEksim (eczema) adalah salah satu penyakit kulit yang paling umum dijumpai di negara manapun di bumi ini. Penderita eksim biasanya mengalami kekeringan pada kulit sehingga membuat kulit mengalami kemerahan. Selain menjadi merah, juga akan terjadi sedikit peradangan dan lecet di bagian kulit. Lebih jauh lagi, kulit akan menjadi keras, mengelupas dan pecah-pecah. Namun yang paling parah, dapat terjadi pendarahan dan mengakibatkan luka.

Terdapat beberapa tipe eksim yang biasanya diklasifikasikan menurut tempat munculnya eksim. Misalnya saja pada kaki atau tangan. Selain itu, eksim juga dapat diklasifikasikan menurut penyebabnya. Banyaknya klasifikasi ini membuat pemahaman terhadap eksim menjadi lebih sulit dan membingungkan.

Salah satu jenis eksim yang biasa dijumpai adalah eksim atopik, biasanya dikarenakan suatu reaksi terhadap alergi tertentu. Rasa gatal dan kemerahan pada kulit akibat eksim dapat dijumpai di kepala, kulit kepala, leher, siku bagian dalam, belakang lutut, dan bokong. Eksim atau dermatitis seperti ini dapat disebabkan oleh alergi ataupun iritasi, misalnya alergi terhadap deterjen.

Kemungkinan yang lain mengenai jenis eksim adalah yang dikenal sebagai eksim xerotik, yang dimulai dengan kulit kering dan berlanjut menjadi eksim. Biasanya kondisi ini akan bertambah bruk ketika udara dingin dan kering seperti di musim dingin. Eksim jenis ini juga sangat umum dijumpai dan diderita oleh orang dewasa.

Jenis eksim lain yang umum dijumpai adalah seboroik dermatitis (seborrhoeic dermatitis), yang biasanya dikenali dengan pembentukan ketombe di kulit kepala, alis, dan bahkan di wajah. Jenis eksim ini pada dasarnya tidak berbahaya kecuali jika diderita oleh bayi. Pada bayi yang baru lahir, penutup ayunan dapat menuntun kepada penyebab penebalan kulit kepala dan berwarna kuning pada bayi.

Jenis eksim yang tidak berbahaya lainnya ialah dishidrosis eksim. Jenis ini biasanya ditemukan pada telapak tangan dan sisi jari tangan maupun kaki. Eksim ini akan memburuk pada kondisi cuaca hangat.

Ada juga jenis yang disebut diskoid eksim, yang dapat menyebabkan kulit berdarah dan kering kemerahan. Biasanya muncul pada lengan bagian bawah, dan berefek lebih buruk pada saat musim dingin. Lainnya yaitu eksim vena, yang menyerang penderita karena gangguan sirkulasi darah, atau bisa juga menyerang orang-orang yang terkena varises pada pembuluh darah dan penderita edema. Biasanya eksim ini diderita oleh orang-orang tua berumur di atas 50 tahun. Eksim vena dikenali melalui kemerahan pada kulit, rasa gatal, dan kulit yang menjadi gelap.

Herpitiformis dermatitis merupakan jenis lain eksim, dapat menyebabkan gatal-gatal dan kemerahan pada bagian tubuh. Masalah kulit ini biasanya berkaitan dengan penyakit celiac dan merupakan salah satu dari gejalanya. Ketika malam tiba, biasanya eksim ini akan lebih terasa efeknya.

Biasanya dermatitis atau eksim ditangani melalui pengobatan seperti kortikosteroid. Walau pengobatan tersebut tidak secara total menyembuhkan eksim namun cukup berguna menekan dan mengontrol keluhan akibat eksim. Pengobatan ini juga memiliki efek samping, salah satunya penipisan pada kulit sehingga membuatnya terlalu rapuh. Perawatan dengan hati-hati juga harus dilakukan untuk menghindari bagian mata. Itu sebabnya kostikosteroid tidak diberikan untuk jangka waktu yang lama untuk mencegah efek samping yang akan terjadi. Namun penelitian terbaru menunjukkan perkembangan menjanjikan dari kostikosteroid topikal. Pengobatan topikal sepertinya tidak berefek pada kulit dan tidak mengakibatkan penipisan. Ini sebabnya mengapa pengobatan topikal mulai ditetapkan untuk mengatasi eksim.




Olahraga dan kesehatan