Tentang kesehatan

Eksim Vena Menyerang Para Lansia

Secara umum, eksim adalah istilah untuk beberapa kondisi kulit yang sering menyebabkan kulit menjadi meradang atau iritasi. Eksim vena, yang juga dikenal sebagai dermatitis stasis, adalah salah satu jenis eksim yang biasanya menimpa orang lanjut usia.

Eksim ini terjadi ketika sirkulasi dalam tubuh seseorang berubah menjadi lamban. Dimulai dari kaki bagian bawah, yang disebabkan buruknya aliran darah yang menyebabkan terbentuknya cairan, dan akhirnya mengakibatkan kaki menjadi bengkak.


Setelah beberapa waktu, penumpukan cairan mempengaruhi kulit dan dengan segera terbentuklah ruam yang terasa gatal, dan mengakibatkan terjadinya luka menyakitkan pada kulit yang menipis dan menghitam. Biasanya untuk mengobati penyakit ini digunakan dua cara yaitu mengobati dermatitisnya dan juga mengatasi masalah sirkulasinya.

Gejala-Gejala

Dermatitis Stasis kadang-kadang dimulai dengan sangat lambat, sehingga hampir tidak disadari oleh pasien sama sekali. Kadang-kadang hal itu bisa berlangsung dengan begitu cepat seolah-olah kasus itu terjadi hanya dalam waktu semalam.

Tanda-tanda yang pertama terlihat adalah terjadinya pembengkakkan pada salah satu atau kedua kaki. Bagian yang mengalami pembengkakan meliputi kaki dan akhirnya meluas ke area di bawah lutut.

Gejala lain termasuk rasa nyeri pada kaki, kulit yang menipis dan bengkak, gatal yang parah, dan tumbuhnya luka terbuka yang menyakitkan.

Dengan cepat akan ada bercak pada kulit yang akhirnya menjadi kering dan bersisik serta terbentuknya kerak pada kulit yang berwarna gelap dan mengental yang membuat penderitanya terus menggaruk. Di bagian atas kaki dan di kaki bagian bawah berubah warna menjadi keungu-unguan.

Korban

Karena hal itu terutama dipicu oleh sirkulasi yang buruk, dermatitis stasis biasanya terjadi pada orang-orang setengah baya atau lebih tua. Di AS ada sekitar 15 sampai 20 juta orang yang berumur diatas 50 tahun terkena dermatitis stasis.

Sesuai harapan, penyakit ini jarang terjadi pada orang yang berusia di bawah 40 tahun, namun wanita sedikit lebih rentan terkena penyakit ini daripada pria.

Penyebab

Usia lanjut adalah penyebab utama dari sirkulasi yang buruk. Pada gilirannya, sirkulasi yang buruk mengarah pada terjadinya dermatitis stasis atau eksim vena.

Kadang-kadang, pembekuan pembuluh darah, operasi, atau cedera yang merusak pembuluh darah di kaki bagian bawah bisa memicu dermatitis stasis.

Faktor risiko

Ada banyak faktor yang berisiko dapat memicu penyakit itu selain karena usia lanjut. Diantaranya adalah varises, gumpalan darah (termasuk pembekuan pembuluh darah), tekanan darah tinggi, gaya hidup dan obesitas.

Termasuk juga disini adalah kondisi jantung seperti gagal jantung kongestif dan gagal ginjal.

Pengobatan

Beberapa perlakuan yang dianjurkan dokter adalah pertolongan pertama untuk meringankan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh penyakit itu, sementara sisanya adalah perawatan khusus.

Yang pertama adalah mengangkat kaki di atas jantung ketika tidur dan duduk. Hal ini untuk meningkatkan sirkulasi kaki dan mengurangi pembengkakan.

Perlakuan khusus digunakan untuk mengobati gagal jantung kongestif. Hal ini dilakukan dengan meminum obat diuretik berdosis rendah untuk jantung dan tekanan darah tinggi.

Perawatan lainnya yaitu memberikan steroid topikal dosis rendah (untuk mengurangi radang) dan topikal antibiotik (untuk infeksi kulit). Pasien dilarang menggaruk dan diminta untuk mengoleskan jeli petroleum untuk melembabkan kaki.

Sesuai namanya, eksim vena (dermatitis stasis) merupakan kondisi jangka panjang yang memerlukan perawatan jangka panjang pula. Perawatan ini akan terus dilakukan meskipun kulit telah dibersihkan.