Depresi Dysthymic

depresienyakit Dysthymic adalah suatu penyakit depresi tingkat rendah dan belum termasuk kronis yang mempunyai ciri memiliki perasaan sedih atau depresi yang berhubungan dengan kurangnya ketertarikan untuk melakukan sesuatu termasuk beberapa gejala fisik seperti

kurang energi, tidur dan konsentrasi.

Penyakit ini adalah sebuah jenis depresi klinis yang seharusnya menjadi lebih "ringan" dibandingkan dengan Major Depressive Disorder atau Penyakit Depresi Utama karena gejala ini tidak terjadi setiap hari. Tidak seperti pasien yang menderita MDD, pasien Dysthymic tidak selalu berada di tempat tidur, mereka masih bisa bekerja, dan tidak terlihat sakit. Tetapi kebanyakan dari mereka mengatakan bahwa mereka tidak merasakan "normal" atau "senang" dalam jangka waktu yang lama.

Bahkan, penyakit Dysthymic dapat terlihat sendiri dengan kurangnya semangat dan motivasi. Karena itu, saudara dan teman cenderung salah dalam menafsirkan suasana hati seseorang. Beberapa penderita penyakit ini membawa stigma yang dianggap malas atau tidak mempunyai cukup motivasi untuk mencapai tujuan hidup yang bermanfaat.

Setelah waktu berlalu, penderita penyakit ini mempunyai kesulitan fungsi organ tubuh. Tetapi karena mereka masih terlihat normal, rasa sakit ini tidak disadari dan para penderita tidak segera mengambil tindakan untuk perawatan. Dalam waktu yang lama, mereka tidak berkonsultasi kepada psikiater atau dokter penyakit jiwa.

Para penderita mengalami emosi yang sangat kacau. Pada kenyataannya, beberapa penderita Dysthymic akhirnya mengalami depresi yang lebih serius yang disebut Penyakit Depresi Utama. Ketika "depresi rangkap" (penyakit Dysthymic dan Depresi Utama muncul bersama) terjadi, para penderita akan sangat depresi yang membuat mereka menjadi ancaman untuk mereka sendiri dan terjadi gangguan fungsi organ tubuh. Pada saat itu, rumah sakit jiwa menjadi sangat penting.

Jadi penyakit Dysthymic adalah masalah kesehatan yang serius yang sebaiknya disadari dan diatasi dengan baik. Ini adalah suatu penyakit yang tidak terlihat keberadaannya dari setiap orang termasuk dokter dan bahkan para penderita itu sendiri.

Penyakit Dysthymic dapat diatasi dengan antidepresi dan psikoterapi. Kebanyakan penderita bereaksi terhadap pengobatan tersebut walaupun beberapa masih menderita meski sudah melakukan pengobatan yang cukup. Juga, ada beberapa penderita yang hanya memberi sedikit reaksi. Sehingga, penyakit ini menjadi sebuah tantangan untuk diatasi dibandingkan dengan yang lainnya.

Olahraga dan kesehatan