Tentang kesehatan

Cerebral Palsy, Apakah Anak Saya Menderitanya?

Cerebral Palsy, Apakah Anak Saya Menderitanya?Sebelum Anda mulai bertanya mengenai hal ini dan akhirnya sampai pada  banyak kesimpulan, ada baiknya kita mulai membahas mengenai fakta sebenarnya atas cerebral palsy. Hal pertama yang perlu Anda pelajari yaitu cerebral palsy bukanlah sebuah penyakit. Cerebral palsy merupakan kondisi atau lebih tepatnya sekelompok kondisi kronis yang mempengaruhi pergerakan tubuh serta koordinasi otot.

Kondisi ini diakibatkan oleh kerusakan bagian otak yang terjadi selama perkembangan bayi di dalam janin.

 

Berikut ini merupakan asal kata dari cerebral palsy berasal: kata cerebral berarti otak dan palsy merujuk kepada kelemahan atau kontrol yang lemah terhadap otot. Cerebral palsy telah didiagnosa sebagai kondisi dimana kondisi ini tidak berkembang dan tidak akan menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu. Namun demikian, kondisi tersebut bukanlah satu-satunya hal yang perlu kita perhatikan. Ada beberapa kondisi sekunder sebagai akibat dari cerebral palsy yang dapat menjadi lebih buruk. Jadi apakah Anda berpikir bahwa anak Anda atau anak orang yang Anda kenal menderita cerebral palsy? Ada baiknya kita melihat dari fakta yang mendasar.

 

Ketika Anda melihat gejala dari kondisi ini, Anda akan melihat beberapa tanda yang muncul seperti kesulitan dengan fungsi motorik dasar seperti menulis, menjaga keseimbangan dan bahkan berjalan, atau seperti adanya gerakan tubuh yang dipaksakan. Bagaimanapun juga, ingatlah bahwa kombinasi dari gejala yang ada sangat bervariasi dari setiap penderita. Bayi bahkan juga dapat menunjukkan gejala dari kondisi ini. Telah ditinjau bahwa bayi yang menderita cerebral palsy lebih lamban dalam pertumbuhannya seperti merangkak, duduk, berguling, berjalan, dan bahkan tersenyum. Dokter dapat memeriksa kemampuan motorik serta tes reflek sesuai dengan catatan medis keluarga.

 

Sebuah MRI atau peninjauan Magnetic Resonance Imaging dan juga CT atau Computerized Tomography seringkali digunakan untuk memeriksa apakah pasien yang diduga mengalami cerebral palsy benar-benar mengalaminya atau tidak. Bagaimanapun, Anda harus mengerti bahwa tes tersebut merupakan jalan untuk menarik kesimpulan apakah pasien yang diduga mengalami cerebral palsy benar-benar mengalaminya atau tidak. Apa yang mesin tersebut lakukan ialah mengesampingkan kemungkinan lain dari penyimpangan fungsi otak. Bagaimanapun, peninjauan tersebut dapat menunjukkan luka atau perubahan lain yang terjadi pada otak.

 

Ada beberapa macam dari cerebral palsy untuk Anda ketahui. Tipe-tipe tersebut sebenarnya berdasarkan dari macam-macam permasalahan keseimbangan dan pergerakan yang dialami pasien atau pada bagian tubuh mana permasalahan tersebut terdapat. Sebagai contoh yaitu athetoid dan spastic cerebral palsy. Dan selanjutnya termasuk dengan hemiplegia, diplegia dan quadriplegia.

 

Ketika kita membicarakan mengenai spastic, kita merujuk kepada ketidakmampuan otot untuk bersantai dan athetosis merujuk kepada ketidakmampuan atas pengontrolan pergerakan. Sementara itu, hemiplegia merujuk kepada cerebral palsy yang terdapat pada salah satu lengan dan salah satu kaki pada salah satu sisi tubuh. Diplegia merujuk kepada memiliki kondisi cerebral palsy pada kedua kaki dan quadriplegia berarti memiliki cerebral palsy pada seluruh lengan dan kaki bahkan pada otot tubuh dan leher.

 

Seperti yang anda telah ketahui, cerebral palsy merupakan kondisi yang tidak dapat disembuhkan. Anda tidak dapat meminta pil kepada dokter dan berharap kondisi tersebut akan menghilang. Ketika Anda memiliki kondisi tersebut, anda akan memilikinya hingga penghujung hidup Anda. Bagaimanapun, ada satu cara untuk mencegah hal tersebut terjadi. Seorang ibu yang tengah mengandung dapat mengambil beberapa pengukuran untuk meyakinkan bahwa bati yang dikandungnya tidak akan menderita cerebral palsy. Pengukuran yang direkomendasikan termasuk mengurangi kesempatan berkembangnya virus dan bakteri, kesepatan terkena sinar e (e-rays) dan berbagai macam pengobatan, bahkan mengontrol beberapa penyakit seperti anemia dan diabetes.

 

Dikarenakan sedikitnya pengobatan, ada beberapa prosedur atau pengobatan dimana pasien yang didiagnosa menderita cerebral palsy dapat mengurangi efek dari kondsisi tersebut dari hari ke hari. Jadi apabila Anda berpikir anak Anda menderita cerebral palsy, Anda harus siap secara mental dan emosi untuk menghadapi situasi ini.

 

Olahraga dan kesehatan