Berapa Lama Bronkitis Menular? Hindari Kecemasan dari Penularan Oleh Bronkitis

Bronkitis

Bronkitis merupakan pembengkakkan pada pembuluh bronkial atau dikenal dengan saluran pernapasan. Saluran pernapasan ini merupakan pipa udara yang berhubungan langsung dengan paru-paru.


Bronkitis terjadi ketika ada iritasi dalam pembuluh bronkial, setelah iritasi akan terbentuk

lendir kental yang kemudian menyumbat saluran pernapasan, menyebabkan kesulitan untuk bernapas.

Bronkitis terbagi menjadi 2 tipe : akut dan kronis. Bronkitis akut merupakan penyakit yang terjadi dalam jangka waktu pendek. Biasanya disebabkan karena demam yang tinggi, tetapi seringkali juga disebabkan oleh infeksi virus.

Bronkitis akut identik dengan rasa sakit pada bagian tengah dada dan batuk yang mengeluarkan dahak berwarna hijau. Demam dengan diiringi sedikit kesulitan bernapas juga mungkin akan terjadi.

Brokitis kronis dengan identik dengan batuk yang mengeluarkan lendir. Dan akan berlangsung untuk waktu yang lebih lama dibandingkan bronkitis akut.

Para penderita bronkitis juga identik untuk menderita berbagai tingkatan kesulitan bernapas, juga kadangkala mempunyai kemungkinan untuk menderita infeksi paru-paru yang dapat lebih memperburuk kondisi pernapasan.

Ada beberapa saat dimana bronkitis kronis dianggap sebagai 'penyakit penghalangan paru-paru kronis' dan 'penyakit penghalangan saluran pernapasan kronis'. Dari istilah tersebut dapat diketahui bahwa terdapat hambatan pada sirkulasi udara yang masuk dan keluar dari paru-paru.

Sekarang, timbul pertanyaan, apakah bronkitis menular? Jawabannya adalah ya. Bronkitis sangat menular karena virusnya dapat berpindah pada saat batuk, bersin, dan bahkan dengan menyentuh benda yang telah disentuh oleh orang yang terinfeksi.

Bronkitis, pada dasarnya merupakan pembengkakkan dari bronkia yang tidak menular. Tetapi, ketika bakteri mulai berkembang dan keluar melalui udara maka penyakitnya akan menjadi menular. Faktanya, ada beberapa orang yang terinfeksi mengaku bahwa mereka terkena penyakit tersebut ketika mereka berdekatan langsung dengan orang yang terinfeksi.

Sekarang pertanyaannya adalah berapa lama bronkitis menular ? Menurut pakar kesehatan, jangka waktu penularan bronkitis tergantung pada penyebab dan tipe bronkitis yang diderita.

Pada orang yang menderita bronkitis, disarankan untuk datang dan berkonsultasi pada pakar kesehatan pernapasan dan paru-paru untuk memastikan apakah mereka dapat menulari dan sampai kapan itu akan berhenti. Lebih baik orang yang terinfeksi segera berkonsultasi dengan dokter spesialis ketika bronkitis cenderung untuk muncul, karena jika tidak akan dapat menyebabkan radang paru-paru.

Bronkitis akut maupun kronis mempunyai risiko untuk dapat menulari. Bahkan orang yang sehat pun tidak aman dari serangan bronkitis akut, dikarenakan infeksi virusnya. Infeksi virus tersebut dapat berpindah dari orang yang satu ke lainnya melalui kontak langsung maupun tidak langsung.

Tetapi, penularan bronkitis tetap dapat dihindari. Orang yang terinfeksi hanya perlu menjaga kebersihan dirinya dengan mencuci tangan dan menggunakan pembunuh kuman setelahnya. Yang paling penting, orang yang terinfeksi harus menutup mulutnya ketika batuk untuk mengurangi kemungkinan penularan penyakitnya.

Penyakit asma pada seseorang dapat berkembang menjadi bronkitis akut. Tetapi, kejadian tersebut dapat mengurangi risiko bronkitis akut untuk dapat menular, karena hal tersebut merupakan efek ketika bronkitis terbentuk saat terjadi kompliasi atas penyakit tertentu.

Cara menghindari risiko penyebaran bronkitis secara penuh adalah dengan menyembuhkannya. Antibiotik tidak dapat dianggap sebagai cara efektif untuk mengobati bronkitis akut karena bronkitis tersebut disebabkan oleh infeksi virus.

Hanya dengan istirahat yang cukup dan meminum banyak air dan obat batuk generik sangat dianjurkan sebagai pengobatan yang efektif untuk bronkitis akut. Antibiotik hanya akan diresepkan oleh dokter ketika ada tanda-tanda infeksi bakteri, yang kemudian difungsikan untuk mengurangi risiko infeksi selanjutnya.

Untuk penderita asma, dokter akan menyarankan pengobatan untuk asma seperti inhaler karena akan melonggarkan saluran udara paru-paru yang berkontraksi.