Tentang kesehatan

Serangan Asma

asmaada orang yang sehat, asma merupakan masalah kesehatan yang ringan, tapi bagi para penderita asma, itu merupakan hal yang berbeda terutama ketika menyerang perlahan-lahan. Serangan asma terjadi ketika saluran udara menyempit, yang disebabkan oleh alergi, polusi udara, makanan, olahraga atau aktivitas yang berat dan banyak yang lain. Serangan yang akut seringkali ditandai oleh

suara yang serak atau mengi, batuk kering, dan susah bernapas.

Dalam serangan , saluran udara pada penderita tertutup oleh lendir dan pembuluh lapisan udara menjadi bengkak atau meradang. Nafas yang terengah-engah merupakan keadaan yang genting pada penderita asma dan Anda harus mencoba untuk mencegah serangannya sebaik mungkin.

Ada beberapa lapisan dalam pembuluh udara, otot yang terletak di luar otot rileks atau ketegangan bertugas untuk mengatur pembukaan pembuluh udara. Otot tersebut diatur oleh sistem syaraf, khususnya pada bagian refleks. Otot tersebut bekerja seperti kedipan mata yang tiba-tiba dan Anda tidak dapat mengendalikan bagaimana ia bekerja.

Otot luar pada pembuluh udara rentan terhadap iritasi, seperti parfum, debu, alergi, polusi, serbuk sari, atau asap rokok yang kemudian menjadi tegang atau mengendur. Dalam kasus penderita asma, otot luar bereaksi hebat pada iritasi tersebut sehingga menyebabkan serangan.

Selain bereaksi pada iritasi dan alergi, otot juga bereaksi pada faktor lain seperti olahraga, air dingin, perubahan tekanan, dan infeksi kuman. Ketika otot menegang, saluran udara menyempit. Serangan asma tidak hanya terbatas saat otot dari pembuluh udara menegang, tapi juga dapat disebabkan oleh pembengkakan lapisan saluran udara.

Apakah Anda pernah mengamati lutut Anda? Jika Anda cermat, Anda akan menyadari bahwa daerah bawah lutut membesar dan cairan merembes keluar. Cairan ini terbuat dari sel yang dapat melawan infeksi tapi juga menyebabkan pembesaran itu. Hal yang serupa terjadi dalam saluran udara, ketika saluran udara meradang, lapisan mengeluarkan cairan yang menyebabkan pembengkakan sehingga menghalangi saluran udara.

Lendir yang berada dalam saluran udara tidak sepenuhnya buruk. Normalnya dapat membantu memperlancar arus udara ke dalam paru-paru, tetapi saat asma menyerang, lendir akan bertambah dan akan menutupi saluran udara. Lendir akan menjadi lengket dan membuat lebih sulit untuk bernafas. Selama lendir menyumbat saluran udara, serangan asma akan tetap berlanjut. Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan medis yang tepat. Perlu diingat, jika Anda membiarkan penyumbatan lendir maka akan menyebabkan infeksi dan hanya dokter yang dapat memberikan antibiotik yang tepat untuk keadaan Anda.

Serangan dapat berlangsung selama beberapa menit, tapi untuk serangan akut dapat berlangsung berjam-jam bahkan berhari-hari. Akan ada jeda dimana penderita asma tidak lagi merasakan gejalanya, tapi hal tersebut akan kembali dialami jika pengobatan yang tepat tidak diberikan. Dokter seringkali melakukan tes pernapasan untuk menentukan apakah orang tersebut memliki asma atau biasa disebut spitometri. Selama evaluasi, beberapa tes akan dilakukan untuk mengetahui penyebab serangan asma. Ketika penyebabnya diketahui, Anda harus menjauhinya sebaik mungkin dan Anda harus bekerja sama dengan dokter jika Anda ingin mencegah serangan asma di kemudian hari. Serangan dapat mematikan, jadi jangan dianggap remeh.

Olahraga dan kesehatan