Tentang kesehatan

Penyakit Asma dan Minyak Ikan

omega 3 pilAda sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Indiana yang mengungkap bahwa minyak ikan merupakan obat yang paling efektif untuk gejala asma, terutama yang disebabkan oleh kelebihan aktivitas atau terlalu banyak berolahraga.

Pengobatan darurat seringkali dibutuhkan oleh orang yang memiliki gejala asma yang parah. Penelitian ini melibatkan 16 orang

penderita asma yang menderita gejala ringan hingga berat. Orang-orang ini membutuhkan obat-obatan asma setiap hari untuk mengontrol serangan asma. Pasien penderita asma diberikan minyak ikan berdosis tinggi yang mengandung EPA atau Eicosapentaenoic acid (3,2 gm) dan DHA or Docosahexaenoic acid (2 gm) selama tiga minggu.

Sebelum pemberian minyak ikan, paru-paru penderita asma pertama diperiksa lewat tes efisiensi. Contoh lendir juga diambil dan dianalisa. Tes tersebut mencatat sel-sel peradangan dan sebagian penanda. Tes yang sama dilakukan setelah penelitian berakhir. Setelah periode 3 minggu pemberian minyak ikan, para pasien menunjukkan 64% peningkatan efisiensi paru-paru dan kebutuhan akan obat-obatan asma berkurang hingga 31%. Minyak ikan mengandung asam lemak (Omega 3) yang memiliki efek anti-inflamasi.

Penderita asma seringkali berpikir dua kali untuk berolahraga karena mereka takut hal tersebut dapat menyebabkan gejala asma. Hal ini benar adanya terutama bagi sebagian penderita asma. Bagaimanapun juga, tubuh memerlukan olahraga yang cukup dan inilah alasan mengapa sebagian penderita asma masih melakukan beberapa jenis olahraga. Pada beberapa kasus, saluran udara membengkak atau meradang ketika penderita asma melakukan olahraga berat. Ketika hal ini terjadi, dokter akan memberi tahu bahwa serangan asma tersebut dipicu oleh olahraga. Bagaimana Anda bisa tahu jika Anda menunjukkan gejala asma? Hal ini cukup sederhana, saat Anda mengalami napas yang berbunyi, sesak napas, dada sesak dan batuk, berarti Anda telah mengalami serangan asma. Jangan khawatir karena gejala asma akan reda setelah 1,5 jam.

Jika Anda berolahraga dalam kondisi yang kering dan dingin, Anda mungkin akan mengalami gejala asma karena terdapat pendinginan dan pengeringan dari saluran udara. Hal ini akan mengakibatkan pelepasan senyawa kimia inflamasi yang mempersempit saluran udara. Sebagian dokter mendukung berenang sebagai bentuk olahraga karena udara biasanya lebih hangat dan lembab sehingga serangan asma jarang terjadi.

Ketika serangan asma dipicu oleh olahraga, individu tersebut akhirnya tidak bisa melakukan olahraga yang cukup. Dalam kasus anak muda yang yang menyukai olahraga dan aktivitas fisik lainnya, kondisi kesehatan mereka menjadi penghalang sehingga mereka tidak bisa menikmati hidup mereka sepenuhnya.

Omega 3 berbeda dari Omega 6. Presentase Omega 3 yang besar ditemukan di dalam minyak ikan dan ini sangat bermanfaat bagi penderita asma karena kandungan anti-inflamasi yang dimilikinya. Omega 6 merupakan pro-inflamasi yang artinya dapat memicu pelepasan senyawa kimia inflamasi sehingga menghasilkan serangan asma. Para ahli medis menyarankan penderita asma untuk meningkatkan konsumsi Omega 3 atau minyak ikan daripada mengonsumsi minyak nabati, makanan jadi, produk yang terbuat dari susu, dan daging yang mengandung Omega 6. Jadi, di mana Anda bisa mendapatkan minyak ikan? Anda bisa mendapatkannya dari ikan yang berminyak atau minyak ikan yang berasal dari sumber tanaman.

Anda harus mengikut-sertakan minyak ikan ke dalam suplemen harian Anda karena manfaat terapis yang dimilikinya. Anda dapat menggunakannya untuk mencegah serangan asma yang akan datang yang disebabkan oleh olahraga. Waspadalah terhadap minyak ikan kualitas rendah karena memiliki racun yang berbahaya. Belilah minyak ikan kualitas tinggi atau yang dijual di apotik.

Olahraga dan kesehatan