Naiknya Asam Lambung atau Acid reflux

Naiknya Asam Lambung atau Acid refluxcid reflux yang dikenal juga sebagai Gastroesophageal reflux desease (GERD) dan merupakan penyakin menahun yang menyerang kerongkongan. Penyakit ini disebabkan oleh naiknya cairan lambung yang terdiri dari pepsin, asam dan air empedu ke kerongkongan sehingga terasa sensasi terbakar. Gejala yang umum ditemui adalah mulas di lambung. Kondisi ini sering terjadi ketika orang berbaring. Serangan jarang terjadi pada siang hari, karena orang sedang duduk atau berdiri. Cairan tersebut tidak mampu untuk mengalir naik dari lambung ke kerongkongan.

Serangan yang terjadi malam hari lebih parah daripada siang, karena asam lambung menetap di kerongkongan lebih lama dari biasanya. Ada kondisi dimana penyakit ini mudah

menyerang sebagian orang. Wanita hamil umumnya lebih mudah mengalami acid reflux, karena naiknya tingkat hormon tubuhnya. Serangan juga dapat disebabkan oleh tekanan janin yang sedang bertumbuh ke arah lambung. Orang yang menderita skleroderma juga rentan akan penyakit ini. Acid reflux juga disebabkan oleh hal lain seperti kosongnya lambung, hernia hiatus, kontraksi kerongkongan bawah dan kontraksi kerongkongan pada umumnya.

Gejala umum acid reflux selain rasa mulas adalah mual dan muntah. Komplikasi yang timbil dari kondisi ini adalah munculnya maag mulai dari yang ringan sampai berat. Banyak orang yang menderita maag kasus berat, harus mendapat transfusi darah, pembedahan endoskopi dan bedah biasa. Penyempitan kerongkongan juga dapat terjadi karena acid reflux ini. Disebabkan oleh luka akibat pembengkakan kerongkongan. Semakin lama, kerongkongan akan menyempit. Sindrom Barrett's diakibatkan berubahnya pertumbuhan sel di kerongkongan sehingga berakibat tumor bahkan kanker.

Penderita acid reflux sering juga menderita asma dan batuk karena rusaknya jaringan sekitar kerongkongan. Komplikasi lain terdiri dari bengkaknya tenggorokan dan pita suara yang menyebabkan suara serak dan sakit tenggorokan. Paru-paru tidak lolos dari penyakit ini, dan penderitanya akan mengalami pembengkakkan paru-paru. Telinga bagian tengah akan berair, juga bagian sinus yang penuh dengan cairan, sehingga membengkak.

Penyakit ini mudah didiagnosa karena karakteristiknya yang mudah dikenal. Orang yang merasa mulas tanpa sebab ada baiknya berkonsultasi dengan dokter terdekat. enyakit ini dapat juga didiagnosa lewat endoskopi, pasien akan dimasukkan pipa berkamera lewat mulut, untuk melihat seberapa besar kerusakan yang terjadi di kerongkongan.

Biopsi dapat dilakukan untuk memastikan acid reflux pada penderitanya, namun jarang dilakukan karena rendahnya tingkat keakuratan biopsi itu sendiri. X-ray dapat juga digunakan untuk mendiagnosa tenggorokan dan laring, test aliran asam dan kuras lambung. Pengobatan dimungkinkan, dan yang perlu dilakukan oleh pasien hanyalah merubah gaya hidup termasuk makanan yang dimakan. Diet GERD dilakukan dalam waktu lama supaya memastikan penderitanya bisa sembuh. Penggunaan antasida, histamin antagonis, proton pum inhibitorRead more..., obat pro-motility, foam barrier dan bedah adalah solusi untuk penyakit ini.

Olahraga dan kesehatan