Tentang kesehatan

Alergi Makanan


Alergi Makanan
Setiap tahun ratusan orang meninggal karena alergi makanan dan alergi lainnya. Lebih dari 30.000 orang diselamatkan nyawanya di ruang gawat darurat karena anafilaksis yang disebabkan oleh makanan. Dari semua alergi, alergi makanan adalah yang paling umum, dengan perkiraan 11 juta orang penderita alergi makanan di Amerika Serikat saja.

 

Kondisi tersebut berkembang saat sistem kekebalan tubuh menjadi salah arah. Akibatnya, tiba-tiba melihat dan percaya bahwa protein makanan yang tidak berbahaya, tampak "berbahaya," sehingga mendorong mereka untuk menyerang.

 

 

Bila Anda memiliki reaksi alergi setelah mengonsumsi jenis makanan tertentu, itu berarti sistem kekebalan tubuh sedang menanggapi substansi yang dirasakan oleh tubuh sebagai penyebab alergi yang berbahaya. Banyaknya jumlah antibodi yang diproduksi, mengikat alergen dengan sel-sel mast (sejenis sel tertentu yang mengandung bahan kimia). Ketika antibodi kontak dengan sel mast, mereka mengubah struktur membran tersebut, menyebabkan keluarnya berbagai bahan kimia. Salah satu bahan kimia itu adalah histamin, yang merupakan faktor utama penyebab peradangan jaringan di sekitarnya.

 

Gejala alergi makanan bisa berkisar dari agak tidak nyaman sampai tidak nyaman hingga akhirnya tubuh tumbang, kondisi yang dikenal sebagai anafilaksis. Banyak orang telah meninggal atau dibawa ke ruang gawat darurat akibat dari anafilaksis yaitu reaksi alergi parah karena jenis makanan tertentu.

 

Tanda-tanda umum dari alergi makanan meliputi:

• Sensasi kesemutan di mulut

• Pembengkakan lidah dan tenggorokan

• Kesulitan bernapas

• Hives

• Muntah

• Kram perut

• Diare

• Turunnya tekanan darah

• Kehilangan kesadaran

• Kematian (kasus ekstrim)

 

Biasanya, gejala ini muncul dalam beberapa menit atau dua jam setelah orang tersebut makan makanan yang dia alergi.

 

Metode terbaik dalam pengobatan alergi makanan adalah menghindar. Jika Anda alergi terhadap jenis makanan tertentu, maka Anda harus menghindari makanan ini. Alergi makanan sebagian besar simptomatik, yang berarti bahwa apa pun obat atau metode pengobatan yang tersedia, mereka biasanya untuk mencegah kejadian atau untuk pengobatan gejala.

 

Epinefrin, juga disebut "adrenalin," adalah pengobatan pilihan untuk mengendalikan reaksi parah.

Sementara makanan apapun dapat menyebabkan alergi, 90% dari semua reaksi alergi makanan, disebabkan oleh:

• Kacang

• Telur

• Susu

• Kerang

• Gandum

• Kacang pohon

• Kedelai

• Ikan

Alergi Kacang tanah adalah salah satu alergi makanan yang paling umum, serius, dan berpotensi fatal. Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh Jaringan Alergi Makanan dan Anafilaksis, prevalensi alergi kacang tanah pada orang dewasa maupun anak-anak telah berkembang dua kali lipat selama lima tahun. Kacang tanah sebenarnya adalah legum tapi mungkin perlu untuk menghilangkan legum lain juga kecuali ada alasan yang kuat mencurigai mereka menyebabkan masalah atau dokter Anda memberitahu Anda untuk menghindari makanan tersebut.

Alergi makanan yang berhubungan dengan Telur seringnya ringan. Namun, ada kasus yang jarang terjadi di mana telur dapat memicu anafilaksis. Label Makanan harus benar-benar diteliti untuk produk yang mengandung telur atau albumen. Juga harus dicatat bahwa telur yang dimasak dengan baik (seperti dalam kue) umumnya tidak berbahaya. Tapi telur mentah dan yang dimasak ringan dapat menyebabkan reaksi alergi.

 

Olahraga dan kesehatan